Friday, November 22, 2019

Jurnal Oase Eksplorasi

Hai namaku Dilan dan kali ini aku akan bercerita saat aku bersama 24 teman dan 5 mentorku akan menginap di kampung zuhud pada tanggal 10 November 2019 sampai 16 November 2019 untuk eksplorasi oase, ikuti terus perjalanannya yaa.

 
                                Day 1
Sampai di Stasiun Tasikmalaya aku dan beberapa temanku solat subuh di musholla dekat masjid, setelah solat kita langsung berangkat dengan mobil bak, berhenti sejenak di alun-alun untuk menunggu mobil lain akhirnya sampai di kampung Zuhud jam 7 pagi, setelah itu ada briefing bersama kepala desa di kampung Zuhud, setelah itu kita memindahkan ikan mujair dan ikan mas ke empang dan membuat pagar agar tidak dimakan Berang-berang, Setelah selesai memindahkan dan membuat pagar kita semua berangkat ke dam untuk berenang dan bermain disana, setelah sekitar 4 jam kita sampai kembali di kampung zuhud kita briefing dan beres-beres untuk ke rumah warga di desa ini, ya, kita semua tinggal di rumah warga sekitar dan dari 24 anak kita dibagi 3 orang setiap regu jadi setiap rumah ada 3 orang atau 1 regu, kita disana juga tidak hanya menumpang tidur, kita juga harus membantu warga yang ada disitu, mempelajari orang disana seperti apa, kebiasaannya seperti apa, tetapi karena kita sudah lelah dari pagi sampai sore beraktivitas untuk malam pertama reguku hanya berkenalan dengan tuan rumah disana dan langsung tidur

 
                                Day 2 
Entah bagaimana aku bisa bangun subuh untuk solat subuh walaupun kemarin hari yang melelahkan dan kurang tidur aku terbangun tepat saat adzan subuh, aku membangunkan reguku dan berangkat ke masjid, saat solat di masjid aku sedikit terkejut karena shaf setiap orang bisa dibilang sangat jauh, setelah solat subuh selesai aku dan reguku briefing lagi bersama mentor, setelah briefing aku dan reguku membantu tuan rumah untuk membuat perkedel, setelah membuat perkedel dan sarapan aku ketiduran mungkin karena tadi malam belum tidur cukup, saat aku bangun aku melihat ada senapan angin, aku saat itu cukup kagum bahwa ternyata tuan rumahku mempunyai senapan karena biasanya aku lihat senapan seperti ini hanya di game atau film, aku dan reguku ketahuan mengagumi senapannya tuan rumahku bilang ini untuk menembak tupai karena disini tupai adalah hama yang memakan kelapa dan buah lainnya dan saat itu juga kami ditawarkan untuk mencobanya, kami mencoba menembakannya tanpa peluru dan entah kenapa aku merasa sangat keren saat bisa menembakkan sesuatu dari senapan asli, karena tahu aku sangat mengagumi senapan itu akhirnya reguku diajak untuk berburu tupai sekaligus mencari pete dan pepaya untuk dimakan, sayangnya tidak ada tupai yang sedang berkeliaran jadi aku dan reguku menembak benda yang ada disana seperti pohon batu dan semacamnya, setelah selesai mengambil pete dan pepaya kami kembali ke rumah, saat dirumah tuan rumahku bilang kami semua akan menyembelih ayam, setelah 2-3 jam berlalu tanpa ada kegiatan apapun akhirnya reguku menyembelih ayam walaupun hanya melihat dan bantu pegang ayamnya agar tidak kabur saja tapi setidaknya aku jadi tahu bagaimana prosesnya, setelah ayamnya dimasak kami makan siang dan cuci baju setelahnya, karena tidak ada kegiatan lagi kami semua diajak main bola oleh anak-anak di kampung zuhud karena aku sangat mudah untuk lelah jadi aku menonton yang lain bermain bersama beberapa temanku, setelah sudah selesai semua bermain bola kita semua mandi dan solat maghrib di masjid aku masih merasa aneh dengan shaf yang sangat jauh ini, setelah solat maghrib selesai reguku makan malam dan kembali tidur.

                                 Day 3
Aku masih terbangun tepat pada waktu adzan aku solat subuh di masjid seperti hari sebelumnya hanya saja aku sudah mulai terbiasa dengan shaf yang sangat berjarak, setelah itu kita briefing bersama mentor dan kembali lagi ke rumah, karena di rumah jarang ada kegiatan dan tuan rumahku sedang libur jadi aku sedikit kekurangan kegiatan pada paginya tapi akhirnya reguku bisa membantu sesuatu, yaitu membuat bakwan dan aku baru tahu bahwa bakwan hanya sayur ditambah tepung lalu digoreng, setelah selesai membuat bakwan kita sarapan, dan setelah sarapan kita hanya diam dirumah selama 3 jam dan akhirnya tuan rumahku ingin memberi tahu cara mencangkok dan menyambung tanaman, aku mengajak regu lain agar ramai dan tidak hanya kita bertiga setelah mencangkok dan menyambung tanaman selagi masih ramai dengan regu yang lain tuan rumahku memutuskan untuk mengambil kelapa di sebelah rumahnya, kami memakan kelapa sampai siang dan akhirnya banyak regu yang lain berdatangan, akhirnya kita bermain bersama di rumahku, sampai tiba saatnya makan siang, setelah makan siang kita semua menanam pohon setiap regu, sesudah menanam pohon kita kembali ke rumah masing-masing, sepulangnya ke rumah di rumah tidak ada orang jadi reguku hanya berduam diri di rumah itu sampai malam, setelah solat maghrib kita briefing lagi bersama mentor dan menelpon orang tua kita alhasil kita telat makan malam karena reguku sedikit lebih lama menelponnya, setelah briefing dan menelpon orang tua reguku kembali ke rumah dan makan malam setelah itu tidur.


                                 Day 4
Hari ini sedikit berbeda karena aku tidak bangun sendiri melainkan aku dibangunkan oleh tuan rumahku, dan setelah itu kita berangkat ke nasjid lagi seperti biasa dan briefing setelahnya, setelah briefing kita membantu membuat sotong, kukira kita akan memotong dan mengolah cumi-cumi kecil seperti namanya sotong tapi ternyata sotong yang akan kita buat ternyata dari adonan padi jadi aku hanya menggiling sotongnya saja, setelah membuat sotong kita belajar cara membuat angklung dan cara memainkannya, selesai memainkan angklung kita makan siang bersama dengan semua teman-temanku, setelah makan siang kita kembali ke empang untuk mengambil ikan yang kita pindahkan di hari pertama, sepulang dari emoang hujan turun dan akhirnya kita semua mandi hujan, setelah hujan reda mandi hujan selesai kita mandi dan beres-beres, setelah itu sebagian dari kami ikut hajatan pernikahan warga disini karena sebagian besar dari kami tidak tahu jam berapa hajatannya dimulai, hajatan sampai hampir maghrib aku ganti pakaian lalu jalan lagi ke masjid, setelah solat masjid kita briefing lagi, makan malam dan perpisahan dengan warga yang ada di kampung Zuhud, setiap regu akan tampil seperti menyanyi drama atau semacamnya, karena bernyanyi bersama dan drama sudah sangat biasa reguku membuat pertunjukan sulap, setelah selesai pertunjukannya aku berterima kasih kepada warga kampung Zuhud yang sudah bersedia reguku menginap di rumahnya, saat semua regu sudah selesai dengan penampilan dan berterimakasihnya kepada warga kampung Zuhud kami semua bernyanyi bersama untuk kampung Zuhud, sesudah perpisahan aku beres-beres untuk pulang besok pagi dan tidur sedikit telat.


                                 Day 5

Bangun lagi saat adzan subuh dan solat di masjid kampung zuhud untuk terakhir kalinya dan menunggu mentor untuk mendatangi rumah reguku, karena memakan sedikit waktu hanya jntuk menunggu jadi aku sempat untuk tidur sesaat, setelah mentor datang menjemput dan kita semua berkumpuk di satu tempat untuk sarapan, aku tidak sarapan karena setelah solat subuh reguku disajikan camilan, karena aku tau perjalanan pulang akan panjang jadi aku membawa sarapannya dan dijadikan sebagai bekal saat dijalan, setelah semua sudah sarapan kita berjalan sedikit untuk naik bus, kukira bus yang kita pakai bus traveling ternyata kita pakai semacam kopaja untuk ke terminal, dan ternyata bus yang ada di terminal datang lebih awal jadi kita pulang satu jam lebih awal, Saat dijalan aku kagum karena jalanan yang kita lewati seperti gunung yang ada di film-film, sampai di terminal Jakarta kita semua dijemput orang tua masing-masing.

Terima kasih banyak sudah membaca sampai akhir, have a nice day!

No comments:

Post a Comment